Jumat, 01 April 2011

Pesan Sebuah Tontonan

Berawal dari sebuah kegiatan baruku yaitu nge fans dengan novel, film maupun serial sinetronnya hhmm… apalagi kalau bukan Ketika Cinta Bertasbih itu hehe. Awal tau tentang KCB ini aku tidak mempermasalahkan “Kenapa aku bisa suka sama KCB ini??” tetapi lambat laun berubah. Sekarang aku baru memikirkannya. Aku sih jawabnya simple “Karena ini bukan sekedar tontonan tapi juga tuntunan” *eehh helooo sadar gak sih kamu ini husniati??* Ya jelas sadar dong. Tau gak, KCB ini banyak pelajaran yang bisa kita dapat loo. Terutama sih tentu nilai agama tapi juga ada nilai kehidupannya.

Aku pernah membicarakan KCB ini bersama ibuku. Ibuku tau memang KCB ini bagus tetapi gitu sih ibu jarang suka nonton sinetron hehe. Saat membicarakan itu, ibu bilang “Ibu suka deh sama adiknya Azzam itu, si Husna.” Lalu aku menjelaskan “Iya bu, aku juga. Husna memang luar biasa, dia selalu berusaha untuk tersenyum walau bagaimana pun keadaannya.” Ibu bilang “Nah memang seharusnya kita itu begitu. Dengan senyum itu tidak hanya menyenangkan hati orang lain yang melihat tapi juga menunjukkan bagaimana sifat kita.” Wow itu hebat hehe.

Setiap karakter tokoh dalam KCB ini memang berbeda-beda, yaiyalah setiap manusia itu berbeda-beda hehe. Aku uraikan satu-satu ya keempat tokoh KCB ini menurut diriku sendiri :

· Azzam : dewasa, agamanya kuat, sholeh, sabar, pekerja keras but aku kurang suka sifatnya yang terkesan kurang cepat tanggap dalam sebuah masalah hehe. Dalam KCB MRI baru-baru ini ya, masalahnya itu diselesaikan berbelit-belit *atau karena aku ngliatnya kebanyakan di rumah sakit gt ya?? Hhmm ….*

· Anna : dewasa, sholehah, pandai menjaga diri, emosional but it’s okey hehe aku kurang suka jika Anna itu mempersulit masalah. Di KCB MRI dia aja marah *mngkn panik huss* saat telpon dengan Azzam tentang keadaan Husna yang lagi sakit hehe

· Husna : dewasa, pintar bergaul, baik, teguh pendiriannya but dia itu lemah dalam urusan cinta juga kayak Furqon gitu haha *masa sih??* gak juga kok hehe

· Furqon : dewasa, pintar, rendah hati, not sombong, baik but ya gitu lemah dalam masalah cinta terbukti dia sudah pernah menduda karena bercerai dengan Anna *kalau inget cerita itu jadi sedih sendiri hehe*

Nah itu karakter mereka menurutku hehe kalau kurang berkenan maaf banget ya kang abik terutama dan semuanya :D

Baru lah aku sadar dengan ini semua. Dari KCB ini aku banyak mendapat pelajaran baru yang sebelumnya belum pernah aku ketahui jadi aku nggak nyesel suka sama KCB ini :D

Oh ya mumpung ingat, ada sesuatu yang aku temukan dalam fanspagenya Kak Arsyil (Furqon KCB). Ada sebuah wall yang sangat keren. Udah dulu banget sih lupa kapan hehe yang jelas waktu last episode KCB Spesial ramadhan 2010 kemarin itu plus tanggapan dari Kak Arsyil juga, ini dia :

Gimana gimana?? Itulah tanggapan mereka para fans KCB juga, sayang aku tidak menemukan lagi yang mengomentari Azzam, Anna dan Husna. Yang ku dapat cuma Furqon hehe maaf ya bukannya karena aku suka banget sama Furqon *tapi emang iya sih paling ngefans sama Furqon hihi xixi* but terlepas dari itu KCB the best kok.

Disini aku tahu bahwa setiap tontonan itu memiliki pesan sendiri-sendiri. So, jika kita menonton sesuatu, renungkan “Apa kesimpulan/hikmah dari aku menonton itu?” karena aku tau setiap tontonan itu ada kesimpulannya. Jangan sampai kita tidak tau apa apa. Iyaa sih tujuan mereka yang membuat tontonan itu adalah menghibur tapi pasti ada amanat nya juga kan. Nah temukan itu dalam setiap tontonan yang ada. Ambil yang positif, tinggalkan yang negative. Ambil mana yang terbaik untukmu, tinggalkan mana yang rugi untukmu.

Semoga bermanfaat,

Salam dari sahabatmu

Husniati Salma

Diberdayakan oleh Blogger.