Rabu, 15 Juli 2015

Film Kita Dakwah Kita: Film Tausiyah Cinta

Assalaamu'alaikum wr wb :D

Alhamdulillah tahun ini kembali dipertemukan dengan bulan penuh berkah, bulan Ramadhan yang sangat dirindukan oleh seluruh muslim di dunia. 

Alhamdulillah di malam-malam terakhir ini, berkesempatan untuk bergabung menjadi bagian dari perjuangan yang memberikan pelajaran luar biasa. Dan inilah yang akan saya bagi untuk semuanya dalam artikel ini.

Adalah sebuah film yang sangat luar biasa (in syaa Allah) yang bisa menjadi sarana untuk perubahan dan pembelajaran moral terutama untuk kalangan generasi muda. Perjuangan film ini dimulai sekitar 2 tahun yang lalu dimana cerita film ini diilhami dari sebuah film dari sebuah buku yang menggetarkan hati setiap orang yang membacanya. 


Iya ini lah film Tausiyah Cinta atau mereka menyebutnya #TC. Film ini dikerjakan dengan tujuan untuk dakwah. Murni dakwah karenanya di dalam film ini semua proses syutingnya dilaksanakan dengan berlandaskan Islam yang sebenarnya seperti dijaga antara hubungan pria dan wanita. Penasaran bagaimana kisah di dalam film ini? Berikut saya sertakan sinopsis yang ditulis oleh sang sutradara sekaligus penulis skenarionya, Humar Hadi.
---
SINOPSIS FILM TAUSIYAH CINTA

Kebencian Lefan (Rendy Herpy) pada ayahnya semakin besar ketika ia harus kehilangan ibunya. Lefan menganggap bahwa sepanjang hidup ibunya, ayahnya selalu menyakiti batin sang ibu. Saat Lefan berada dalam situasi ini, Elfa (Hidayatur Rahmi), kakak perempuannya yang seorang ustadzah sampai tidak mempan menasihatinya. Lefan berfikir bahwa kakaknya itu sebenarnya tidak peduli dengan keluarga. Elfa terlalu fokus dengan profesi dan dunianya sampai tak mengetahui masalah yang dialami ibunya. 

Menjalani keseharian dengan hati dendam, Lefan berjuang membuktikan pada ayahnya bagaimana caranya meraih kesuksesan tanpa bantuan ayah dan memuliakan perempuan. Alhasil, Lefan berhasil menjadi konseptor bisnis yang kaya, terkenal dan sukses. 

Kala karirnya berada di puncak, dendam di hati Lefan membuatnya mengalami pergulatan batin yang hebat. Layaknya seorang yang kehausan di padang pasir, ia tahu bahwa ia haus, tetapi terus menemui jalan buntu untuk mencari jalan yang lebih baik. 

Pertemuan Lefan dengan Azka (Hamas Syahid Izzuddin), sosok arsitek tampan dan hafidz Qur'an dalam sebuah project membuka pergulatan batin yang selama ini mengendap di hati Lefan. Lefan menemukan kharisma pada diri Azka yang tidak ia dapatkan dari sosok ayahnya. Azka juga dapat menjawab ribuan pertanyaan kritis perihal pergulatan batin Lefan. Persahabatan pun dimulai. 

Project tak hanya menjadi awal persahabatan Lefan dan Azka, tetapi juga pertemuan dua pemuda tampan ini dengan Rein (Ressa Rere), gadis cantik yang juga hafal qur'an, senang memanah dan lincah membuat gambar siluet. Rein adalah mahasiswi Teknik Lingkungan tingkat akhir yang sedang merampungkan skripsinya. 

Pada diri Rein, Lefan mendapatkan sesuatu yang tidak ada pada diri kakaknya, Elfa. Ternyata, terdapat sosok sholehah yang membuat hati Lefan merasa damai. Salahkah Lefan jika ingin lebih dekat dengan Rein? Kalau memang bisa, bagaimana caranya? 

Sebuah keputusan yang tidak wajar dari Rein membuat Lefan meneteskan air mata. Dalam tetesan air matanya itulah, puisi Tausiyah Cinta tertulis. Biarlah rangkaian kata di dalamnya itu menjadi bukti proses ikhtiar Lefan. Ikhtiar dalam pencarian jalan untuk selalu dekat dengan-Nya.



---
Banyak pesan yang ingin disampaikan dalam film ini. Ketiga tokoh utamanya dibangun dengan sangat kuat hingga melekat pada diri masing-masing pemerannya.

Lefan (Rendy Herpy), Rein (Ressa Rere), Azka (Hamas Syahid)
Bedasinema Pictures sebagai rumah produksi film ini benar-benar teliti dalam memilih pemain untuk para tokohnya. Mereka harus casting dan di akhir seleksi ada tes membaca Al-Quran dimana syarat ini lah syarat utama untuk lolos. Sang sutradara, Humar Hadi menginginkan pemainnya benar-benar bisa membaca Al-Quran dengan baik dan benar sehingga dalam proses syuting mereka langsung membaca Al-Quran bukan dengan recording.

Banyak pihak berharap film ini menjadi awal dari perubahan film Islami yang membawa Islam merasuk kedalamnya. Baik dalam segi cerita, akting hingga proses pembuatannya. Mari kita doakan dan kita dukung bersama agar cita-cita ini bisa tercapai dan bersama sukses menebarkan berjuta kebaikan di dunia.
---
Teaser


#TC1JutaPenonton #TCtheMovie #FilmIndonesia #Dakwah
Gabung yukk di Tausiyah Cinta Family. Search di grup Facebook "Tausiyah Cinta Family", daftar juga di bedasinema.com/member
Untuk info lebih lanjut bisa cek di Twitter dan Instagram @bedasinema

In syaa Allah
"FILM TAUSIYAH CINTA AKAN HADIR MENYAPA MU DI OKTOBER 2015, BISMILLAH..."
Allahu Akbar





Cast Tausiyah Cinta The Movie

Humar Hadi (kaos merah)





This entry was posted in
Diberdayakan oleh Blogger.